Pengenalan Budaya Akademik Kampus STIESIP Tahun 2021

Purwakarta | Pengenalan Budaya Akademik dan Kampus atau yang sering dikenal dengan PBAK untuk tahun 2021 ini dilangsungkan selama 2 hari dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Tema yang diambil untuk PBAK tahun ini adalah “Growing Spirit After Pandemi” yang  bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan semangat mahasiswa barditengah situasi pandemi yang bernagsur membaik. Disamping itu melalui tema yang diusung, mahasiswa baru diharapkan memiliki kecintaaan terhadap almamater.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan dipandu oleh Master of Ceremony Mbak Fitri Laili mahasiswi sekaligus motivator Healty Produk UMKM dan dibuka secara simbolis oleh Bapak Ahmad Damiri, S.Sy., M.Ag selaku Ketua STIES Indonesia Purwakarta.

Sesi pertama yang berlangsung semi formal ini diisi dengan Pembacaan ayat Suci Al-Quran & Sholawat, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Lagu kebanggan MARS dan Hymne STIES Indonesia Purwakarta. Materi sesi Pertama dilanjutkan dengan wawasan Almamater dan Lingkungan Kampus oleh Wakil ketua I Bidang Akademik Ibu Hj Rina Nurhayati, S.Sos., M.Si.

Pasca pengenalan almamater dan lingkungan kampus, peserta PBAK calon mahasiswa baru menerima materi pendidikan dan wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh Bapak Didin Hendrawan, S.E selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 20 dan 21 November 2021 ini diikuti oleh 131 calon mahasiswa baru dan civitas akademik, segenap Dosen serta Bapak Pembina Yayasan STIES Indonesia Dr. H.K. Prihartono, AH., DRS., S.Sos. S.Kom. M.M. serta turut hadir pula pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta.

Menurut Moch. Cahyo Sucipto, S.Pd., M.Pd selaku pelaksana kegiatan PBAK 2021. Kegiatan pengenalan Buaya akademik dan kampus secara rutin dilakukan setiap tahun kepada calon mahasiswa baru, hanya pada tahun 2020 kemarin kegiatan PBAK dilakukan secara Darring mengingat situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan untuk tatap muka karena pandemi. Saat ini kondisi kabupaten purwakarta berangsur membaik dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat kegiatan PBAK 2021 Insya Allah Aman. Tuturnya.

Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan PBAK tahun 2021 baik calon mahasiswa baru, panitia, civitas akademik, Dosen serta tamu undangan diketahui telah melaksanakan vaksin terlebih dahulu. Di lokasi kegiatan Panitia terus memonitoring penerapan protokol kesehatan oleh seluruh yang hadir.

 Dari jumlah calon mahasiswa baru tahun akademik 2021/2021 yang mengikuti kegiatan PBAK, tercatat ada 12 mahasiswa kurang mampu tetapi memiliki prestasi dan semangat melanjutkan pendidikan, masuk melalui jalur KIP Kuliah dan lolos mengikuti tahapan seleksi . pemberian sertifikat beasiswa KIP kuliah di ikuti oleh pemberian sertifikat beasiswa  Jabar Future Leadher Scholarship serta piagam penghargaan kepada mahasiswa yang telah mengharumkan Nama kampus pada semifinal Ajang Olimpiade Agama Sains dan Riset kementrian Agama Islam se-Indonesia.

Ahmad Damiri, S.Sy., M.Ag menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya pengenalan budaya akademik untuk mehasiswa baru semata, disamping hal itu kampus STIES juga melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui santunan anak Yatim piatu, pembagian sembako kepada masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

Bapak Pembina Yayasan STIES Indonesia Purwakarta berkesempatan untuk hadir dan memeberikan motivasi dan semangat kepada calon mahasiswa baru peserta PBAK 2021dengan tema “Merdeka Belajar, Wawasan Kebangsaan Dan Etika Bermedia Sosial”

Kegiatan PBAK 2021 sesi pertama berakhir pada pukul 12:00 WIB dengan di tutup oleh pembacaan Do’a yang dipimpin oleh bapak Jalaludin S.E., M.E. Rangkaian acara berikutnya adalah kegiatan mentoring, penguatan karakter mahasiswa melalui pendidikan keimanan dan ketawqaan, Inagurasi, outbond  dan karakter building. Kegiatan PBAK 2021 akan ditutup dengan prosesi penyematan secara simbolis kepada mahasiswa baru pada 21 November 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published.