Workshop Pendampingan dan Peningkatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Tahun 2024

Workshop Pendampingan dan Peningkatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Tahun Anggaran 2024 merupakan kegiatan yang diselenggrakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, kegiatan tersebut dalam upaya peningkatan mutu dan tata kelola jurnal ilmiah nasional menuju terakreditasi dan terindeks internasional bereputasi.

Kegiatan  Workshop Pendampingan dan Peningkatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Tahun Anggaran 2024 ini di laksanakan pada tanggal 28-29 Februari 2024 (Rabu-Kamis) mulai jam 08.00-Selesai, yang bertempat di Hotel Oakwood Hotel & Apartments (Jl. Taman Mini Indonesia Indah Pintu 1 TMII, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur), acara ini hadiri oleh 30 pengelola jurnal pengabdian kepada masyarakat se-Indonesia salah satunya Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Adindamas dari STIES Indonesia Purwakarta.

Pemateri kunci dalam Workshop Pendampingan dan Peningkatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Tahun Anggaran 2024 adalah Dr. Iman Rusmana (EIC HAYATI Journal Of Biosciences Department Of Biology IPB University (Q3 Scopus), EIC Microbiology Indonesia, EIC Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia), dan Tinton Dwi Atmaja (Peneliti Ahli Madya / IVc – Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Editor MEV Journal BRIN (Sinta 1, Scopus)). Jurnal Adindamas mengutus 2 orang untuk menghadiri undangan Workshop Pendampingan dan Peningkatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Tahun Anggaran 2024 tersebut yaitu Eka Hadiyat Suryanan, S.Sos., M.E sebagai Journal Manager, dan Jalaludin, S.E., M.E sebagai Editor In Chief.

Jalaludin, S.E., M.E sebagai Editor In Chief mengatakan “banyak pengalaman dan ilmu baru dalam mengelola jurnal pengabdian kepada masyarakat, terlebih jurnal pengabdian kepada masyarakat ini masih banyak yang salah arti, padalah jurnal itu hanya ada satu yakni jurnal ilmiah. Selain itu banyak yang salah juga dalam menuangkan hasil dan pembahasan naskah PKM, bukan hasil dan pembahasan yang seharusnya dituangkan dalam naskah ilmiah, kebanyakan masih ditemukan laporan PKM yang mohon maaf masih sama seperti laporan reportase”. Tuturnya.

Eka Hadiyat Suryanan, S.Sos., M.E sebagai Journal Manager menambahkan “hasil dan pembahasan dalam naskah PKM tetap harus mencantumkan keilmiahan, apa kebermanfaatan untuk masyarakat?, dan bagaimana after before/sebelum dan sesudah adanya PKM dilakukan?”. Tuturnya.

Kegiatan Workshop Pendampingan ini terdiri dari 2 pengelolaan yaitu pengelolaan substansi naskah jurnal PKM, dan Manajemen OJS naskah jurnal PKM. Substansi naskah jurnal PKM, masing-masing peserta mengirimkan salah satu naskah PKM kepada tim fasilitator, dan tim fasilitator mereview naskah tersebut sambil disaksikan oleh peserta lain supaya tata kelola substansinya sesuai dengan poin-point permintaan panduan akteditasi nasional (Arjuna). Sedangkan manajemen OJS, masing-masing peserta mengirimkan user dan password editor jurnal kepada fasilitator, dan tim fasilitator akan menunjukan tata kelola manajemen OJS yang baik dan benar seperti apa, termasuk manajemen semua hyperlink yang sesuai dengan panduan panduan akteditasi nasional (Arjuna).