Purwakarta, 21 Desember 2025 – Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Indonesia (STIESI) Purwakarta kembali menyelenggarakan acara pelantikan dan pengukuhan wisuda yang penuh makna pada hari Minggu, 21 Desember 2025. Wisuda Ke-12 ini bukan hanya menjadi momen pelantikan dan pengukuhan bagi para wisudawan, tetapi juga menjadi ajang penguatan kerjasama melalui penandatanganan lima Memorandum of Understanding (MOU) dengan berbagai lembaga dan instansi. Acara yang berlangsung di Hotel Harper Purwakarta ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari pejabat pemerintah hingga pemimpin organisasi keagamaan, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus meriah. Dengan tema yang mengangkat nilai-nilai syariah dan pengembangan ekonomi berbasis etika, wisuda ini menjadi bukti komitmen STIESI dalam membentuk generasi muda yang siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Senat yang bertugas dalam pelantikan dan pengukuhan wisuda terdiri dari jajaran pimpinan STIESI yang kompeten dan berpengalaman. Ketua STIESI Purwakarta, H. Admad Damiri, S.Sy., M.Ag., CPM., memimpin acara dengan penuh dedikasi, didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Hj. Rina Nurhayati, S.Sos., M.Si., yang fokus pada aspek pendidikan dan pengembangan kurikulum. Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan Umum, Faridha Nurazizah Yr., S.Pd., M.E., memastikan kelancaran administrasi dan pengelolaan anggaran, sementara Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Moch. Cahyo Sucipto, M.Pd., berperan aktif dalam membina mahasiswa dan menjalin kemitraan. Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Dr. Ahmad Saepudin, S.Ud., M.Ud., serta Ketua Prodi Perbankan Syariah, Ayi Nurbaeti, S.E.Sy., M.E., turut serta dalam senat untuk memastikan proses wisuda sesuai dengan standar akademik. Tak ketinggalan, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Saepul Bahri, S.E., M.M., yang memberikan sentuhan inovasi dalam acara ini. Komposisi senat ini mencerminkan keseimbangan antara kepemimpinan akademik dan operasional, yang menjadi fondasi kuat bagi kelancaran wisuda.

Kehadiran tamu undangan menambah kemegahan acara ini. Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, hadir sebagai perwakilan pemerintah daerah, memberikan sambutan yang menginspirasi tentang pentingnya pendidikan tinggi dalam pembangunan ekonomi syariah di Kabupaten Purwakarta. Beliau menekankan bahwa wisudawan STIESI harus menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan praktik ekonomi modern. Selain itu, Ketua Bidang Akademik Kopertais Wilayah II Jawa Barat, Prof. Dr. H. Encup Supriatna, M.Si., turut hadir untuk memberikan pengakuan atas prestasi STIESI dalam bidang pendidikan. Prof. Encup menyampaikan bahwa STIESI telah menjadi pionir dalam pengembangan ekonomi syariah di wilayah Purwakarta, dan wisuda ini adalah bukti komitmen tersebut.

Tokoh agama dan pendidikan lainnya juga turut meramaikan acara. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta, Drs. KH. M. John Dien Th. S.H., M.Pd., memberikan doa dan nasihat kepada wisudawan agar selalu berpegang teguh pada prinsip syariah dalam menjalani karir. Beliau menyoroti pentingnya integritas dan etika dalam dunia perbankan dan ekonomi. Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Kabupaten Purwakarta, Prof. Dr. Yayan Nurbayan, M.Ag., turut hadir untuk memperkuat solidaritas antar perguruan tinggi, sambil memberikan apresiasi atas inovasi STIESI. Tak kalah penting, Pembina Yayasan STIESI, Assoc. Prof. Dr. H. K. Prihartono AH., M.M., MOS., CMA., MPM., MBA., memberikan sambutan sekaligus orasi ilmiah yang penuh motivasi, mengingatkan wisudawan tentang tanggung jawab mereka sebagai alumni untuk terus berkontribusi pada masyarakat.

Salah satu highlight acara adalah penandatanganan lima MOU yang dilakukan setalah proses wisuda. Kerjasama ini melibatkan CV. Digital Barokah Mandiri, yang fokus pada pengembangan teknologi digital untuk pendidikan; Baznas Kabupaten Purwakarta, untuk program zakat dan pengembangan sosial; Media Loker Purwakarta, sebagai platform pencarian kerja bagi alumni; MUI Kabupaten Purwakarta, untuk penguatan nilai-nilai syariah; serta Rubitour, perusahaan pariwisata haji dan umrah yang akan mendukung program studi lapangan dan pengembangan kewirausahaan. Penandatanganan MOU ini disaksikan oleh seluruh tamu undangan dan senat, menandai langkah strategis STIESI dalam memperluas jaringan kerjasama. Ketua STIESI, H. Admad Damiri, menyatakan bahwa MOU ini akan membuka peluang baru bagi mahasiswa dan alumni, seperti magang, penelitian bersama, dan program pengembangan diri. “Ini adalah investasi untuk masa depan, di mana STIESI tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pada penerapan ilmu di dunia nyata,” ujarnya.

Proses wisuda sendiri berjalan dengan lancar dan penuh emosi. Sebanyak 135 wisudawan dari Prodi Ekonomi Syariah dan Prodi Perbankan Syariah dilantik dan dikukuhkan sebagai Sarjana Ekonomi (S.E) yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, namun semuanya telah melalui proses pembelajaran yang ketat, termasuk kuliah, praktikum, dan penelitian. Ketua STIESI, H. Admad Damiri, memimpin prosesi pelantikan, di mana setiap wisudawan dipanggil satu per satu untuk menerima map ijazah dan ucapan selamat dari senat. Suasana ballroom dipenuhi tepuk tangan meriah dan sorak-sorai keluarga, menciptakan momen yang tak terlupakan. Beberapa wisudawan bahkan berbagi testimoni singkat, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan studi mereka di STIESI. “STIESI telah membentuk saya tidak hanya sebagai ahli ekonomi, tetapi juga sebagai individu yang berakhlak mulia,” kata salah satu wisudawan dari Prodi Perbankan Syariah.

Pidato dari tamu undangan semakin memperkaya acara. Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin mengajak wisudawan untuk berkontribusi pada pembangunan daerah, khususnya dalam sektor ekonomi syariah yang sedang berkembang pesat di Purwakarta. “Anda adalah generasi penerus yang akan membawa Kabupaten Purwakarta menuju kemajuan berbasis nilai-nilai Islam,” katanya. Prof. Encup Supriatna menambahkan bahwa wisudawan STIESI harus terus belajar dan berinovasi, mengingat tantangan global seperti digitalisasi dan keberlanjutan. Drs. KH. M. John Dien menekankan aspek spiritual, mendorong wisudawan untuk selalu berdoa dan beramal shaleh. Sementara Assoc. Prof. Dr. H. K. Prihartono mengingatkan tentang pentingnya networking dan pengembangan diri pasca-wisuda. “Alumni STIESI harus menjadi teladan di masyarakat,” tegasnya.

Suasana acara yang khidmat dan meriah tercermin dari berbagai elemen. Dekorasi ballroom yang elegan dengan nuansa hitam dan emas, menambah keindahan. Musik yang mengalun lembut diiringi dengan prosesi adat, membuat acara terasa sakral. Keluarga wisudawan yang memadati tempat duduk, dengan kamera di tangan, menunjukkan dukungan penuh. Bahkan, beberapa tamu undangan turut berfoto bersama wisudawan, menciptakan momen kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI, diikuti oleh ramah tamah yang hangat. Banyak yang mengatakan bahwa wisuda ini bukan hanya ritual, tetapi juga inspirasi bagi generasi mendatang.

Secara keseluruhan, Wisuda Ke-12 STIESI Purwakarta telah sukses digelar dengan semangat tinggi. Dengan 135 wisudawan yang dilantik, penandatanganan 5 MOU, dan kehadiran tamu terhormat, acara ini menegaskan posisi STIESI sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan sumber daya manusia berbasis syariah. Harapan besar diberikan agar wisudawan dapat menjadi pemimpin di bidang ekonomi dan perbankan syariah, berkontribusi pada kemajuan bangsa. STIESI Purwakarta terus berupaya untuk menjadi pusat unggulan, dan wisuda ini adalah langkah penting menuju visi tersebut. Semoga para alumni dapat membawa ilmu dan nilai-nilai yang telah dipelajari ke dunia luar, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
