STIESI Purwakarta Bekali 90 Mahasiswa Angkatan 2023 Jelang KKN, Pengundian Lokasi Desa Jadi Momen Paling Dinanti

Purwakarta – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Indonesia (STIESI) Purwakarta menggelar kegiatan Pengarahan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Angkatan 2023 pada Minggu, 19 Juli 2026, bertempat di Aula STIESI Purwakarta. Kegiatan ini menjadi agenda penting sebagai pembekalan akademik, administrasi, dan teknis sebelum mahasiswa diterjunkan ke masyarakat dalam pelaksanaan KKN Tahun Akademik 2025/2026.

Acara dihadiri oleh Ketua STIESI Purwakarta, Dr. H. Ahmad Damiri, S.Sy., M.Ag., CPM., Wakil Ketua I Bidang Akademik Dr. Hj. Rina Nurhayati, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan Umum Faridha Nurazizah Yr., S.Pd., M.E., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Moch. Cahyo Sucipto, M.Pd., para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta sebanyak 90 mahasiswa Angkatan 2023 yang akan mengikuti program KKN.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua STIESI Purwakarta, Dr. H. Ahmad Damiri, S.Sy., M.Ag., CPM. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu hadir sebagai agen perubahan, memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat, sekaligus belajar memahami kehidupan sosial secara langsung. Jagalah nama baik almamater, bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta ciptakan program kerja yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujar Dr. H. Ahmad Damiri.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua II Bidang Keuangan dan Umum STIESI Purwakarta, Faridha Nurazizah Yr., S.Pd., M.E., turut memberikan pengarahan kepada mahasiswa mengenai pentingnya kesiapan administrasi, pengelolaan keuangan kelompok, serta tanggung jawab selama menjalankan program KKN di desa. Beliau menegaskan bahwa setiap kelompok KKN harus mampu mengelola anggaran kegiatan secara efektif, transparan, dan akuntabel. Program kerja yang disusun tidak hanya harus bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi penggunaan sumber daya yang dimiliki.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Hj. Rina Nurhayati, S.Sos., M.Si. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai ketentuan akademik pelaksanaan KKN, mulai dari mekanisme penilaian, penyusunan program kerja, etika mahasiswa selama berada di lokasi KKN, hingga target capaian akademik yang harus dipenuhi oleh setiap kelompok.

Materi kedua disampaikan oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Moch. Cahyo Sucipto, M.Pd. Ia memberikan pembekalan mengenai kepemimpinan, komunikasi sosial, kerja sama tim, etika bermasyarakat, serta pentingnya menjaga citra positif mahasiswa STIESI Purwakarta selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh Jalaludin, S.E., M.E. mengenai teknik penyusunan paper jurnal sebagai luaran KKN-PKM. Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman tentang sistematika penulisan artikel ilmiah, teknik penyajian data hasil pengabdian, hingga strategi penyusunan artikel yang layak dipublikasikan pada jurnal ilmiah.

Pada tahun ini, mahasiswa STIESI Purwakarta akan melaksanakan KKN di tujuh desa di Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, yaitu Desa Cipeundeuy, Desa Pasanggrahan, Desa Cihanjawar, Desa Bojong Barat, Desa Bojong Timur, Desa Cikeris, dan Desa Cileunca. Seluruh desa tersebut menjadi lokasi pengabdian mahasiswa dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Suasana pengarahan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Antusiasme mahasiswa semakin terlihat ketika memasuki sesi pengundian lokasi penempatan desa KKN. Sorak sorai, tepuk tangan, dan ekspresi penuh rasa penasaran mewarnai proses pembagian lokasi bagi masing-masing kelompok, menjadikan momen tersebut sebagai salah satu bagian yang paling dinantikan dalam rangkaian kegiatan.

Salah seorang mahasiswa peserta KKN Angkatan 2023, Rohmah Nur Indah Sari, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan pengarahan tersebut. Menurutnya, pembekalan yang diberikan sangat membantu mahasiswa dalam memahami pelaksanaan KKN secara menyeluruh.
“Melalui kegiatan ini kami memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pelaksanaan KKN, mulai dari persiapan akademik, etika bermasyarakat, pengelolaan program kerja, hingga penyusunan laporan dalam bentuk jurnal ilmiah. Momen pengundian lokasi juga sangat seru karena menjadi awal perjalanan kami untuk mengabdi di desa. Kami siap memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat sekaligus membawa nama baik STIESI Purwakarta,” ungkapnya.

Written by