Purwakarta, 24 Mei 2021 – Dalam upaya memperkuat peran institusi pendidikan tinggi sebagai pusat pengetahuan dan inovasi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIESI) Purwakarta resmi membentuk pengurus penerbitan bernama “STIESIP Press”. Acara pembentukan ini berlangsung dengan khidmat di Aula STIESI Purwakarta pada tanggal 24 Mei 2021, dihadiri oleh para dosen, staf akademik, dan mahasiswa. Acara ini menandai komitmen STIESI Purwakarta untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperluas jangkauan penyebaran pengetahuan di bidang ekonomi syariah dan ilmu terkait.
STIESI Purwakarta, yang telah berdiri sejak tahun 2010, dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi islam swasta terkemuka di Jawa Barat yang fokus pada pendidikan ekonomi syariah. Dengan visi menjadi pusat unggulan dalam pengembangan ilmu ekonomi berbasis syariah, STIESI Purwakarta terus berinovasi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkontribusi pada pembangunan nasional. Pembentukan STIESIP Press merupakan langkah strategis untuk mendukung misi tersebut, dengan tujuan utama memfasilitasi publikasi karya ilmiah dari dosen, mahasiswa, dan peneliti internal maupun eksternal. Penerbitan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi penyebaran riset-riset berkualitas tinggi, mulai dari jurnal ilmiah, buku ajar, hingga prosiding seminar.
Acara pembentukan pengurus dimulai dengan sambutan dari Ketua STIESI Purwakarta, H. Ahmad Damiri, S.Sy., M.Ag., yang menyampaikan pentingnya inisiatif ini dalam konteks perkembangan pendidikan tinggi saat ini. “Dalam era digital seperti sekarang, publikasi ilmiah bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi merupakan kebutuhan untuk menjaga relevansi dan eksistensi sebuah institusi pendidikan. STIESIP Press hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut, di mana kita dapat menghasilkan konten yang tidak hanya bermutu tinggi, tetapi juga mudah diakses oleh masyarakat luas. Saya yakin, dengan kepemimpinan yang tepat, penerbitan ini akan menjadi motor penggerak inovasi di STIESI Purwakarta,” ujar H. Ahmad Damiri dalam sambutannya.
Selanjutnya, proses pemilihan pengurus dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan demokratis. Dewan pengurus STIESI Purwakarta, yang terdiri dari para pimpinan program studi, telah melakukan seleksi kandidat berdasarkan kriteria kompetensi, pengalaman, dan dedikasi terhadap dunia penerbitan. Setelah melalui serangkaian diskusi dan voting, terpilih Jalaludin, S.E., M.E., sebagai Ketua Penerbitan STIESIP Press. Jalaludin, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Syariah periode 2019-2023, dikenal sebagai akademisi yang produktif dengan sejumlah publikasi ilmiah di bidang ekonomi syariah. Pengalamannya dalam mengelola program studi dan riset membuatnya figur ideal untuk memimpin penerbitan ini.
Dalam sambutannya sebagai Ketua Penerbitan STIESIP Press, Jalaludin menyampaikan visi dan misi yang akan dijalankan oleh timnya. “STIESIP Press bukan sekadar nama, tetapi simbol komitmen kita untuk menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi umat. Kami akan fokus pada penerbitan yang mengintegrasikan nilai-nilai syariah dengan ilmu ekonomi modern, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata pada pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengan dukungan dari seluruh civitas akademika STIESI Purwakarta, saya yakin kita bisa mencapai standar internasional dalam waktu dekat,” kata Jalaludin dengan penuh semangat.
Acara ini juga diisi dengan presentasi tentang struktur organisasi STIESIP Press. Pengurus terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan beberapa anggota yang bertugas di bidang editorial, produksi, dan distribusi. Jalaludin menjelaskan bahwa penerbitan ini akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk universitas lain, lembaga riset, dan penerbit nasional, untuk memperluas jaringan publikasi. Salah satu prioritas awal adalah meluncurkan jurnal ilmiah terakreditasi yang fokus pada ekonomi syariah, yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti di Indonesia dan mancanegara.
Latar belakang pembentukan STIESIP Press tidak lepas dari tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah publikasi ilmiah Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara tetangga. STIESI Purwakarta, sebagai institusi yang berkomitmen pada akreditasi unggul, melihat penerbitan sebagai alat untuk meningkatkan indeks sitasi dan reputasi akademik. Dengan adanya STIESIP Press, diharapkan dosen dan mahasiswa dapat lebih mudah mempublikasikan karya mereka, sehingga mempercepat proses akreditasi program studi dan institusi.
Selain itu, penerbitan ini juga bertujuan untuk mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Melalui publikasi, mahasiswa dapat terlibat dalam riset kolaboratif yang menghasilkan output berupa artikel atau buku, yang tidak hanya meningkatkan kompetensi mereka tetapi juga memberikan pengalaman praktis di dunia akademik. Jalaludin menekankan bahwa STIESIP Press akan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadi kontributor aktif, mulai dari penulisan hingga editing.
Dalam konteks ekonomi syariah, STIESIP Press memiliki peran strategis. Ekonomi syariah merupakan bidang yang sedang berkembang pesat di Indonesia, dengan dukungan dari pemerintah melalui pengembangan bank syariah dan industri halal. Publikasi dari STIESIP Press diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi praktisi dan akademisi, seperti model bisnis syariah, keuangan mikro syariah, dan etika bisnis Islam. Dengan demikian, penerbitan ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial-ekonomi.
Dari sisi teknis, STIESIP Press akan mengadopsi standar nasional dalam proses penerbitan, termasuk peer review ganda buta untuk memastikan kualitas. Tim editorial akan terdiri dari ahli-ahli di bidang ekonomi syariah, sehingga setiap publikasi dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Selain itu, penerbitan ini juga akan mempertimbangkan aspek keberlanjutan, seperti penggunaan bahan ramah lingkungan untuk cetak buku.
Pembentukan STIESIP Press juga mendapat dukungan dari alumni STIESI Purwakarta, yang melihat ini sebagai kesempatan untuk berkontribusi. Beberapa alumni yang hadir menyampaikan harapan agar penerbitan ini dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri. “Sebagai lulusan STIESI, saya bangga dengan langkah ini. Semoga STIESIP Press dapat menghasilkan karya yang tidak hanya ilmiah, tetapi juga aplikatif,” kata salah satu alumni, Riski Siti Nurjanah, S.E.
Secara keseluruhan, acara ini berjalan lancar dan penuh semangat. Penyerahan simbolis jabatan kepada Jalaludin dilakukan oleh Ketua STIESI Purwakarta, disusul dengan foto bersama dan ramah tamah. Acara ditutup dengan doa bersama, yang dipimpin oleh salah satu dosen senior, untuk kesuksesan STIESIP Press.
Dengan pembentukan pengurus ini, STIESI Purwakarta menunjukkan komitmennya untuk menjadi institusi yang tidak hanya mengajar, tetapi juga berkontribusi pada produksi pengetahuan. STIESIP Press diharapkan dapat menjadi pionir dalam penerbitan ekonomi syariah di Indonesia, membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkarya. Masyarakat akademik dan industri dapat mengikuti perkembangan STIESIP Press melalui situs resmi STIESI Purwakarta atau media sosial resmi.
Dalam era globalisasi, di mana pengetahuan menjadi komoditas utama, inisiatif seperti ini sangat penting. STIESI Purwakarta, melalui STIESIP Press, tidak hanya memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi, tetapi juga sebagai kontributor aktif dalam ekosistem pendidikan nasional. Dengan kepemimpinan Jalaludin dan timnya, masa depan penerbitan di bidang ekonomi syariah terlihat cerah.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi sekretariat STIESI Purwakarta di Jalan Veteran No. 150 Ciseureuh Purwakarta Jawa Barat atau melalui email resmi. Acara ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi dan dedikasi, institusi pendidikan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dalam konteks yang lebih luas, pembentukan STIESIP Press juga sejalan dengan tren global menuju open access publishing, di mana pengetahuan harus dapat diakses secara bebas. Jalaludin menegaskan bahwa penerbitan ini akan mendukung prinsip tersebut, dengan menyediakan arsip digital gratis untuk artikel-artikel tertentu. Hal ini tidak hanya meningkatkan visibilitas karya STIESI, tetapi juga memperluas dampaknya pada komunitas global.
Dengan demikian, pembentukan pengurus STIESIP Press bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi awal dari era baru dalam dunia penerbitan akademik di STIESI Purwakarta. Semua pihak yang terlibat yakin bahwa dengan kerja keras dan komitmen, STIESIP Press akan menjadi salah satu penerbit terkemuka di Indonesia.