84 Mahasiswa Uji Business Plan dan Dummy product Pada Praktikum Kewirausahaan Angkatan 2023

STIESI Purwakarta – Dalam upaya membekali mahasiswa dengan keterampilan wirausaha berbasis syariah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Islamiyah (STIESI) Purwakarta menyelenggarakan Praktikum Kewirausahaan bagi angkatan 2023. Kegiatan ini berlangsung meriah pada hari Minggu, 8 Februari 2026, di Aula Kampus 1 STIESI Purwakarta, Jl. Veteran No. 150, Ciseureuh Purwakarta, Jawa Barat, mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Diikuti oleh sebanyak 84 mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah, praktikum ini menjadi ajang unjuk kreativitas. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua I STIESI Purwakarta, peserta terbagi menjadi 15 kelompok, masing-masing mempresentasikan business plan inovatif beserta dummy product yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Pengujian dilakukan secara ketat oleh lima majelis dosen tetap STIESI Purwakarta yang berpengalaman di bidang kewirausahaan syariah, yakni Dr. Ahmad Saepudin, S.Ud., M.Ud.; Siti Rohmat, S.E., M.H.; Ayi Nurbaeti, S.E.Sy., M.E.; Mila Sari Oktavianti, M.Pd.; serta Pajri Ainul Yaqin, S.Pd., M.Pd.

Setiap majelis menilai aspek feasibility, inovasi, kesesuaian syariah, potensi pasar, dan kualitas dummy product. Para penguji memberikan masukan konstruktif, seperti optimalisasi model bisnis, pengurangan biaya produksi, dan strategi pemasaran berbasis digital.

Praktikum ini dirancang multi-tahap untuk simulasi bisnis nyata. Setelah presentasi, mahasiswa wajib mewujudkan business plan menjadi produk fisik sesuai prinsip syariah (halal dan thohir); memasarkan produk selama tiga bulan di pasar lokal Purwakarta dan sekitarnya; menyusun laporan akhir yang mencakup evaluasi business plan, proses produksi, hasil pemasaran, serta analisis keuangan (laba rugi, ROI, dan break-even point).

Tujuan utama adalah mengukur kemampuan mahasiswa dalam menghadapi risiko bisnis, dengan penilaian akhir menentukan apakah usaha mereka untung atau rugi. “Ini bukan hanya tugas kuliah, tapi pelatihan hidup sebagai wirausahawan,” tegas salah satu penguji.

Ahmad Damiri, S.Sy., M.Ag., Ketua STIESI Purwakarta, hadir langsung dan memberikan sambutan pembuka. “STIESI Purwakarta berkomitmen mencetak entrepreneur syariah yang kompetitif. Praktikum ini mengintegrasikan teori ekonomi Islam dengan praktik lapangan, sehingga lulusan kami siap berkontribusi pada ekonomi umat. Kami lihat potensi besar dari 15 business plan hari ini, mulai dari produk makanan halal hingga jasa keuangan mikro syariah. Selamat berjuang, semoga Allah mudahkan langkah kalian!” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, salah seorang peserta, Khoerunnisa dari Prodi Ekonomi Syariah, berbagi pengalaman. “Presentasi hari ini seru tapi menegangkan. Saran dari penguji sangat berharga, seperti bagaimana memperbaiki strategi pemasaran dummy product kami. Saya excited untuk produksi dan jualan selama tiga bulan ke depan. Ini kesempatan emas belajar dari kegagalan atau sukses,” katanya penuh semangat.

Acara berjalan lancar dengan masukan berharga dari para penguji, yang bertujuan menyempurnakan business plan agar lebih menarik dan layak jual. Menurut penjelasan panitia, praktikum ini bukan sekadar penyusunan proposal. Mahasiswa diwajibkan mewujudkan business plan menjadi produk nyata, memasarkannya selama tiga bulan, dan mengevaluasi hasilnya secara menyeluruh mulai dari business plan, produksi produk, strategi pemasaran, hingga laporan keuangan. Evaluasi akhir akan menilai apakah usaha tersebut meraup keuntungan atau justru mengalami kerugian.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa STIESI Purwakarta, sejalan dengan visi institusi untuk mencetak generasi unggul di bidang ekonomi syariah.

Written by